Patut Dicoba, 3 Cara Redakan Cemas Dan Takut Berlebih Jelang Persalinan

Jakarta, Jelang waktu melahirkan, ibu mampu merasa tak sabar buat melihat buah hatinya. Tapi di sisi lain, mampu pula muncul rasa cemas dan takut berlebih terhadap proses persalinan, entah takut mulai rasa sakit ketika bersalin atau terjadinya hal-hal yg tak diinginkan.

“Menjadi hal yg umum seandainya Anda merasa stres dan cemas jelang waktunya melahirkan, Kenyataannya, sesuatu dari empat wanita mengalami hal ini,” tutur Dr Wendy van Zuijlen, peneliti di School of Medical Sciences, University of New South Wales.

Namun jangan khawatir, sebab ada cara-cara yg mampu dikerjakan ibu bagi mengurangi ketakutan dan kecemasannya jelang melahirkan, yg telah terbukti secara ilmiah. Apa saja? Berikut cara-cara tersebut seperti dikutip dari Essential Baby, Jumat (12/2/2016):

1. Berlatih yoga antenatal

Studi di Inggris baru-baru ini memperlihatkan bahwa kelas yoga antenatal dapat menolong perasaan cemas dan takut ibu jelang waktu persalinan. Dalam studi ini, peneliti mengamati 51 wanita hamil trimester kedua dan trimester ketiga awal. Lebih dari setengah wanita mengikuti kelas yoga selama delapan minggu.

Peneliti menemukan ibu hamil yg ikut kelas yoga memiliki kadar hormon kortisol yg lebih rendah dibandingkan mereka yg tak ikut kelas yoga antenatal. Selain itu, ibu hamil yg menyelesaikan kelas yoga ini juga merasa tak terlalu cemas jelang melahirkan.

Kelas yoga antenatal dalam studi ini melibatkan gerakan ringan dan lebih bertujuan meredakan nyeri, memperbaiki posisi bayi, meningkatkan fleksibilitas pinggul, dan teknik pernapasan.

2. Berbicara dengan bidan

Sebuah studi di Australia yg diterbitkan di jurnal Birth mengamati pengaruh konseling yg dikerjakan 198 wanita hamil terhadap ketakutannya ketika melahirkan. Selama beberapa sesi telepon, ibu hamil dan bidan membahas serta perasaan yg dialami si ibu ketika bersalin. Bidan juga menolong mengurangi kesedihan atau perasaan tidak nyaman yg dialami ibu selama masa kehamilan.

Tim peneliti menemukan 75 persen ibu lebih yakin diri setelah mendapat konseling. Selain itu, setengah dari ibu mengaku tak terlalu takut lagi mulai proses persalinan yg mulai dihadapi. Untuk itu, peneliti merekomendasikan agar ibu hamil tidak segan melakukan konseling. Atau, cuma berbagi perasaan dengan orang lain, pasangan, atau keluarga yg memang mampu mengerti keadaan Anda saja itu telah membantu.

3. Ikut kelas antenatal

Studi dalam Nursing Research mengamati 616 wanita hamil bagi melihat manfaat kelas antenatal. Diketahui, sekitar 90 persen ibu melakukan latihan teknik pernapasan, mengejan, dan relaksasi selama sesi kelas tersebut. Para peserta juga membahas proses persalinan.

Di awal mengikuti kelas antenatal, bidan mencari tahu seberapa tinggi tingkat kecemasan si ibu. Setelah mengikuti kelas antenatal, bidan melaporkan bahwa kecemasan ibu mengalami penurunan.

Saat ini, kelas antenatal banyak tersedia di rumah sakit sehingga tidak ada salahnya seandainya ibu akan mencari keterangan tersebut melalui dokter atau pihak rumah sakit.

“Jadi seandainya Anda merasa stres, cemas, bahkan ketakutan terhadap proses persalinan nanti, ingatlah bahwa perasaan itu benar-benar normal. Namun, ada cara-cara yg mampu dikerjakan buat mengatasi perasaan itu sehingga Anda mampu melewati momen berharga bertemu buah hati dengan lebih baik,” tutur Van Zujilen.

Baca juga: Setiap Melahirkan, Ibu 5 Anak Ini Jalani Persalinan yg Mudah dan Singkat

(rdn/vit)
Sumber: http://health.detik.com



Sumber Artikel : Patut Dicoba, 3 Cara Redakan Cemas Dan Takut Berlebih Jelang Persalinan

Artikel Berita Terupdate Lainnya :

Scroll to top