JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah kembali mengaktifkan kepengurusan Partai Golkar yg terbentuk dari hasil Munas Riau. Pengaktifan tersebut diharapkan mampu diterima kedua belah pihak sehingga musyawarah nasional luar biasa yg sebelumnya sempat digagas mampu direalisasikan bersama.
“Keputusan kembali ke Riau itu telah tepat karena ada (pengurus) yg lainnya. Di situ ada Agung, ketuanya Ical dan sekjen Idrus,” kata Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, Firman Soebagyo, di Kompleks Parlemen, Kamis (28/1/2016).
Dalam surat keputusan Nomor M.HH-02.AH.11.01 Tahun 2016, Menkumham Yasonna H Laoly mengesahkan kembali SK Menkumham Nomor M.HH-21.AH.11.01 Tahun 2012 tentang Komposisi DPP Partai Golkar.
(Baca: Menkumham Aktifkan SK Golkar Munas Riau Selama Enam Bulan)
Dalam SK tersebut, Aburizal Bakrie menjabat sebagai Ketua Generik DPP Partai Golkar dan Idrus Marham menjabat sebagai Sekjen DPP Partai Golkar.
Sementara itu, Agung Laksono yg kini berstatus sebagai Ketua Generik Partai Golkar hasil Munas Jakarta menjadi Wakil Ketua Generik DPP Partai Golkar.
“Kita harap tak lagi terjadi gejolak dan dapat mengakomodasi segala pihak. Nir ada lagi pihak-pihak yg menghambat dan menolak,” kata dia.
Sumber: http://ift.tt/1mmsIby