Jakarta, Seorang pria 63 tahun mengeluh sakit pada bahunya. Kemudian, ia pergi ke rumah sakit terdekat dan ketika itulah diketahui di lehernya ada massa seberat 1,8 kg dengan ukuran sebesar bola sepak.
Sebelum pergi ke rumah sakit, si pria yg tak disebutkan namanya itu juga mengeluh tak mampu menengok. Gejala yang lain yg kerap muncul di lehernya merupakan kesemutan dan leher sisi kirinya yg tampak membesar.
“Massa besar itu kita periksa dan massa itu amat lunak. Operasi berhasil dikerjakan tanpa merusak saraf dan otot. Kami juga berhasil menyingkirkan kulit berlebih akibat pertumbuhan tumor tersebut,” tulis tim medis dalam laporannya di BMJ Case Reports, dikutip dari Daily Mail, Sabtu (27/2/2016).
Baca juga: Kisah Wanda Hamidah ‘Perang’ Batin Hadapi Tumor Jinak di Payudaranya
Setelah dikeluarkan, tumor tersebut diketahui berukuran panjang 30 cm dan memiliki lebar 20 cm. Tes laboratorium mengungkapkan tumor seberat 1,8 kg itu yaitu tumor jinak yg terdiri dari sel-sel lemak dan kadang disebut lipoma. Lipoma mampu terjadi di bagian tubuh mana saja dan umumnya timbul di lengan.
Lipoma kerap dialami mereka yg berusia 40 sampai 60 tahun dengan gejala kesemutan, nyeri, dan adanya massa yg lunak. Berukuran cuma 1 cm pada awalnya, lipoma mampu membesar sampai ukuran 10 cm. Untuk mengatasi keadaan ini, dokter biasanya mulai melakukan operasi atau sedot lemak.
Pada perkara pria ini, ia tak perlu menjalani prosedur operasi plastik. Bahkan dua hari setelah dioperasi ia telah dibolehkan pulang dan kondisinya dilaporkan telah akan membaik.
Baca juga: Agar Tak Nyeri Leher Saat Tidur, Baiknya Gunakan Bantal Seperti Apa?(rdn/up)
Sumber: http://health.detik.com