Pemerintah Terapkan Bebas Visa, Bagaimana Soal Keamanannya?

Jakarta – Pemerintah menerapkan kebijakan bebas visa kepada wisatawan asing dari dua negara. Di sisi lain, pemerintah juga harus bersiap mengantisipasi efek samping dari pemberlakuan bebas visa ini, salah satunya soal keamanan.

“Semua mendukung, itu telah jadi peraturan presiden dan mulai dievaluasi 1-2 tahun kemudian. Nanti mulai disampaikan dalam RDP hari Senin sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Dirjen Imigrasi Ronny Sompie usai meeting di kantor Menko Polhukam, Jumat (12/2/2016).

Persoalannya keamanan menjadi faktor riskan , lantaran warga negara asing mampu dengan leluasa masuk dan keluar Indonesia. Imigrasi pun milik tugas tambahan.

“Implikasinya seperti itu, hal ini harus dikerjakan bersinergi, imigrasi tak dapat melakukan pengawasan melekat orang asing yg tiba ke  Indonesia. Kita perlu lintas kementerian termasuk pemerintah daerah, lurah dan kepala desa. Polri sendiri milik babinkamtibmas, TNI juga milik babinsa, tiga serangkai ini jadi ujung tombak kementerian dan lembaga,” beber Ronny.

“Sekarang kami bagi wadahnya apakah ke sekretariat di kecamatan atau perangkat yang lain dibangun. Itu harus dikerjakan akhir 2016 ini bagi perkuat bebas visa kunjungan,” sambungnya.

Sejauh ini telah ada 90 negara yg mendapat bebas visa ke Indonesia. Pemerintah sendiri berencana bagi tidak mengurangi jumlah negara yg dapat mendapatkan bebas visa ke Indonesia.

“Nanti mau ditambah 169, itu kami tunggu saja pengumuman. Kita nanti evaluasi negara mana yg diberikan. Ini masih perlu evaluasi, ini saja belum sesuatu tahun, setelah sesuatu tahun baru evaluasi apa perlu diperbaiki atau tidak,” jelasnya.

Sedangkan, secara terpisah Kepala Bakamla Desi Albert Mamahit menyampaikan kebijakan visa mulai menguntung negara. Terkait masalah keamanan tentu, para wisatawan yg tiba ke Indonesia telah diseleksi dari negara asalnya.

“Nanti di sini ada prosedur yg disiapkan. Ini baru dua bulan tentu ada evaluasi. Kita optimis, tentu mulai ada dampak tetapi antara keberhasilan dan masyarakat telah terukur,” kata Albert.

Bakamla sendiri telah menyiapkan strategi buat memperketat pengawasan di pelabuhan. Pengecekan terhadap warga negara asing dibuat lebih ketat.

“Total ada 9 pintu pelabuhan, kalian lakukan pengecekan. Kasarnya begini, kami buka pintu halaman masa tak dijaga. Terutama monitoring kalian juga waspadai siapa-siapa saja yg datang,” pungkasnya.

(edo/Hbb)

$(document).ready(function(){ polong.create({ group: 771, target:’bx_polong’ }); });

Sumber: http://news.detik.com



Sumber Artikel : Pemerintah Terapkan Bebas Visa, Bagaimana Soal Keamanannya?

Artikel Berita Terupdate Lainnya :

Scroll to top