Munas Jadi Momentum “Rebranding” Golkar

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyelenggaraan musyawarah nasional (Munas) Golkar diharapkan mampu memilih ketua umum yg mampu merangkul seluruh faksi di internal partai tersebut. Munas dianggap sebagai momentum bagi memperbaiki citra Golkar setelah terpuruk karena konflik internal yg berkepanjangan.

“Kalau mau dipercaya publik, harus ada konsensus baru. Kesepakatannya adalah rekonsiliasi, tak ada ego antara (kubu) Bali atau Ancol,” kata politisi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, di Jakarta Pusat, Minggu (28/2/2016).

Doli mengungkapkan, pelaksanaan munas harus dimanfaatkan buat merehabilitasi segala kader Golkar yg dipecat akibat konflik antara pengurus hasil Munas Bali dan Munas Jakarta. Jika tak direhabilitasi, maka tujuan rekonsiliasi melalui Munas dikhawatirkan gagal.

Penyelenggaraan Munas juga diharapkan jadi momentum bagi bersama-sama meningkatkan kepercayaan publik terhadap Golkar. Salah sesuatu cara yg diusulkan, kata Doli, adalah dengan melakukan konvensi bagi penetapan calon presiden serta calon wakil presiden yg diusung Golkar.

Doli juga menginginkan agar penetapan calon kepala daerah yg diusung Golkar dikerjakan melalui mekanisme konvensi.

“Jadikan mekanisme konvensi itu permanen, masukkan dalam AD/ART dengan modifikasi yg update,” ungkapnya.

Selanjutnya, Wakil Sekjen DPP Golkar hasil Munas Riau itu meminta kepengurusan Golkar didominasi oleh kader-kader muda.

“Misalnya calon ketua umum usia 40-60, pengurusnya sebisa mungkin usia 40-50,” ujarnya.

Menurut Doli, dominasi kader muda dalam kepengurusan DPP Golkar dimaksudkan buat persiapan menghadapi pemilih muda pada 2019. Doli menilai jumlah pemilih muda pada 2019 sangat signifikan dan harus jadi perhatian khusus Golkar.

“Ketua umum nanti harus mampu mengembalikan Golkar sebagai partai nasional inklusif, jadi partai yg menampung semua,” ucap Doli.

Pengurus hasil Munas Bali dan Munas Jakarta bersepakat menggelar Munas buat rekonsiliasi. Kemenkumham memperpanjang SK kepengurusan Munas Riau supaya Golkar lebih leluasa menyiapkan Munas dan menyelesaikan konflik internalnya.

Kepanitiaan Munas rencananya mulai ditetapkan pada minggu depan. Adapun Munas tersebut diwacanakan digelar di Jakarta sekitar April 2016.
Sumber: http://ift.tt/1mmsIby



Sumber Artikel : Munas Jadi Momentum “Rebranding” Golkar

Artikel Berita Terupdate Lainnya :

Scroll to top