Jika Jadi Ketum Golkar, Mahyudin Siap Mundur Dari Wakil Ketua MPR

KUPANG, KOMPAS.com – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Mahyudin mulai mengundurkan diri dari jabatannya seandainya terpilih menjadi Ketua Generik DPP Golkar dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yg mulai diselenggarakan di Jakarta pada Bulan April 2016 mendatang.

Hal itu disampaikan Mahyudin, ketika menggelar tatap muka dan makan malam bersama sejumlah pengurus Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan para Ketua Dewan Perwakilan Daerah Golkar Kabupaten, di Hotel Aston Kupang, Sabtu (27/2/2016) malam.

Menurut Mahyudin, seandainya dipandang maka ia lebih memilih opsi mengundurkan diri buat lebih fokus menjadi ketua umum Partai Golkar sehingga mampu membesarkan dan mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin itu.

Apalagi, pemilu mulai menjadi tantangan terberat Partai Golkar.

(Baca: Ini Profil 10 Calon Ketum Golkar)

“Waktu yg singkat ini tentunya membutuhkan energi, tenaga, pikiran dan biaya buat mengembalikan kejayaan Partai Golkar sehingga aku menyadari kalau terpilih sebagai ketua umum Golkar, kesibukan aku mulai sangat luar biasa dan tentu tak mulai menyelesaikan tugas aku sebagia Wakil Ketua MPR dengan baik,” ucap Mahyudin.

Mahyudin mengaku, motivasi dirinya maju adalah mengembalikan kejayaan Partai Golkar karena dirinya memulai berkarir di Partai Golkar dari tingkat paling bawah, yakni dari pengurus Golkar tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pusat.

Dia juga mengikuti perjalanan Partai Golkar sejak berjaya pada masa Orde Baru hingga masa reformasi yg pasang surut, sehingga membuat jiwanya terpanggil harus dapat mendatangkan lagi kejayaan partai.

Caranya, sebut dia, adalah dengan meyakinkan masyarakat dan mengambil hati masyarakat bagi memilih kembali Partai Golkar.

(Baca: Gerilya Calon Pemegang Tahta Golkar)

“Untuk itu, memang harus dibutuhkan pemimpin yg cenderung memiliki kekuatan pemikiran, konsep, dan gagasan juga idealisme buat membangun bangsa,” kata Mahyudin yg pernah menjadi Bupati Kutai Timur.

Salah sesuatu bukti keseriusan Mahyudin bagi ikut dalam pencalonan ketua umum Partai Golkar yakni dengan mengunjungi sejumlah tempat di Indoensia.

Sebelum ke NTT, Mahyudin sudah ke empat provinsi di Kalimantan yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah. Mahyusin juga ke Solo, Jawa Tengah dan ke Provinsi Banten.

(Baca: Kosgoro Resmi Dorong 4 Anggotanya bagi Bertarung Jadi Caketum Golkar)

“Saya ini masih berusia muda dan fisik masih kuat sehingga sanggup keliling segala Provinsi di Indonesia setiap hari,” kata Mahyudin.

Sementara itu Ketua Dewan Perwakilan Daerah I Partai Golkar Provinsi NTT, Ibrahim Agustinus Medah meminta segala anggota bisa mendukung Mahyudin dalam Munaslub Golkar.

Alasannya, karena Mahyudin adalah tokoh muda yg energik dan sepenuh hati dalam memimpin partai, serta banyak prestasi di bidang politik, serta prestasi yg memukau di dalam Partai Golkar.

Mahyudin juga telah terjun sebagai ketua partai tingkat kabupaten pada usia 28 tahun.
Sumber: http://ift.tt/1mmsIby



Sumber Artikel : Jika Jadi Ketum Golkar, Mahyudin Siap Mundur Dari Wakil Ketua MPR

Artikel Berita Terupdate Lainnya :

Scroll to top