JAKARTA, KOMPAS.com – Laksamana Muda TNI Arie Henrycus Sembiring resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Bahari (Wakasal) menggantikan Laksamana Madya TNI Widodo. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) Wakasal, dilaksanakan melalui upacara militer yg dipimpin segera Kepala Staf Angkatan Bahari Laksamana TNI Ade Supandi.
Upacara itu diikuti oleh para Asisten Kasal, semua Panglima Komando Primer (Pangkotama) Angkatan Laut, para Kepala Dinas di jajaran Mabesal Jakarta, dan para pejabat penting TNI Angkatan Bahari lainnya, bertempat di Markas Besar Angkatan Bahari di (Mabesal) Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat, (12/2/2016).
Kepala Dinas Penerangan TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama (TNI) M Zainudin mengatakan, pejabat Wakasal baru, Laksamana Muda (TNI) Arie Henrycus Sembiring, sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Aturan (Asrena) Kasal.
“Pejabat lama Laksamana Madya (TNI) Widodo, selanjutnya mulai menempati posisi baru sebagai Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemhan RI),” kata Kadispenal.
Pejabat baru Laksamana Muda TNI Arie Henrycus Sembiring (56), adalah Perwira kelahiran Medan, lulusan Akademi Angkatan Bahari (AAL) angkatan ke-28 tahun 1983.
Sembiring pertama kali bertugas di jajaran Armada RI sebagai Asisten Perwira Divisi (Padiv) KRI Martadinata-342 (1983). Sebelum menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Aturan (Asrena) Kasal Laksamana Muda TNI Arie Henrycus Sembiring menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kasal di tahun 2014.
Berbagai pendidikan militer sudah ditempuhnya selain di AAL, di antaranya meliputi Kursus Perwira Divisi (1983), Kursus Eka Dasar (1985) dan Kursus ESM Dalia-1000 (1986), Pendidikan Cawak PB-57 (1986), System Course Navigation (1987), Damage Control Training (1987), Diklapa II Koum Angkatan-5 (1992), Dikreg Seskoal Angkatan-33 (1996), Sesko TNI Angkatan-31 (2004), dan PPSA Lemhanas RI Angkatan-17 (2011).
Kadispenal menambahkan, atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara, berbagai tanda jasa bintang dan satyalencana diperoleh antara lain: Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana Dwidya Sistha I, Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Kesetiaan XXXII, Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Wira Karya, Satya Lencana Wira Dharma (perbatasan), Satyalencana Kebaktian Sosial, Satyalencana Dharma Samudra, dan Satyalencana Dharma Nusa.
Sumber: http://ift.tt/1mmsIby