Jamu Herbal Juga Bisa Mengandung Bahan Tak Halal

Jamu ataupun obat herbal mungkin dianggap telah pasti halal karena pemakaian bahan tumbuhan. Namun sebenarnya kehahalan jamu herbal tetap harus diteliti.

Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir. Muti Arintawati, M.Si., membahas mengenai kehalalan jamu herbal dalam Pelatihan Sistim Agunan Halal (26/02) di Dunia Halal Centre (GHC) Bogor. Dalam pengentarnya di hadapan 56 peserta, ia menyebutkan ada juga jamu herbal yg memakai campuran dari bahan hewani. Seperti penggunaan bahan yg bersumber dari organ binatang buas.

Hal tersebut membuat status kehalalan jadi diragukan. Bahkan menjadi haram dikonsumsi muslim.

Muti mencontohkan jamu herbal dari China yg banyak dipakai pasien setelah operasi besar. Misalnya selepas operasi caesar atau usus buntu. Poly yg menyebut konsumsi jamu-obat tradisional China itu mampu menolong percepat pemulihan luka. Khasiat tersebut membuat orang tertarik mengonsumsinya, termasuk oleh Muslim.

“Namun setelah ingredientsnya atau kandungan bahannya dibaca dengan teliti, ternyata, jamu atau obat yg disebut herbal itu mengandung bahan hewani juga. Diantaranya adalah darah ular,” ucap Muti Arintawati, seperti dilansir dari halalmui.org(26/02).

Padahal darah secara umum dilarang konsumsinya untuk muslim. Walau dalam bentuk obat sekalipun, tambahnya. Apalagi darah dari ular yg jelas diharamkan dalam Islam.

Terdapat pula bahan jamu atau obat herbal, terutama tradisional China, menggunakan bahan tambahan hewani. Seperti tangkur buaya, kuku macan, hati beruang, dan sebagainya.

Oleh karena itu, jamu herbal perlu diteliti dengan proses sertifikasi halal. Supaya percaya bahwa segala kandungan bahan dan proses produksi telah halal sesuai kaidah syariah.

Sementara itu, bahan jamu herbal ada yg dimasukkan dalam cangkang kapsul. Kapsul pun perlu diteliti seksama karena dasarnya dibuat dari bahan gelatin. Adapun sebagian besar gelatin berasal dari hewan, terutama babi yg diharamkan dalam Islam.

(odi/msa)

Sumber: http://food.detik.com



Sumber Artikel : Jamu Herbal Juga Bisa Mengandung Bahan Tak Halal

Artikel Berita Terupdate Lainnya :

Scroll to top