Jakarta – Dua tempat yg dijadikan klinik aborsi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, digerebek tim Subdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Klinik tersebut mempromosikan jasa aborsi melalui website klinik-obgyn.com.
Lokasi yg digerebek adalah klinik dr Ihsan Oetama, SpOg di Jl Cisadane No 4, Cikini, Jakarta Pusat dan sesuatu lainnya, klinik dr Suripno di Jl Cimandiri No 7 Cikini.
Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Adi Vivid mengungkap modus operandi klinik aborsi yg salah satunya dengan memasang promosi di sebuah website.
“Dia memasang iklan di website klinik-obgyn.com, tapi ada juga yg lewat calo-calo tukang ojek yg di depan (Jl Raden Saleh),” imbuhnya.
Bagi pasien yg mendaftar via online, mereka wajib bertemu dengan calo terlebih dahulu. Setelah itu, calo mulai mengantarkan calon pasien ke klinik aborsi.
“Seharusnya kan kalau mau ‘berobat’ kan kami ke kliniknya langsung, tapi ini disuruh ketemu sama calonya lalu di sebuah restoran cepat saji di Cikini, baru diantar ke klinik,” jelasnya.
Setelah berada di klinik, pasien harus mendaftarkan diri terlebih dulu di meja resepsionis. Pasien dicatat dalam buku tamu dulu ditanya usia kehamilannya.
“Nanti diperiksa, di-USG itu bayar Rp 300 ribu. Waktu USG itu harusnya monitor kan diperlihatkan ke pasien, ini malah mengarah ke dokternya,” ujarnya.
Setelah di-USG dan diberitahu usia janin, pasien ditanya kapan mulai mengaborsi janinnya. “Kalau hari itu juga segera dipersiapkan ruangan buat aborsi,” imbuhnya.
Di ruangan penindakan terdapat sejumlah peralatan media buat tindakan aborsi. Janin bayi yg diaborsi dibuang ke toilet, tempat pembuangan khusus yg terpisah dengan septic tank.
“Janinnya dibuang ke tempat penampungan rahasia, jadi beda jalurnya dengan septic tank,” lanjut Adi.
Setelah aborsi selesai, pasien diberikan obat antibiotik bagi menghilangkan rasa nyeri. “Tempatnya ini tak higienis dan tindakannya juga dapat dibilang asal-asalan,” tuturnya.
Selain menerima permintaan via website, ada juga yg memakai jasa calo. “Calonya lewat tukang ojek nanti diantar ke klinik,” tambahnya.
(mei/hri)
$(document).ready(function(){ polong.create({ group: 771, target:’bx_polong’ }); });
Sumber: http://news.detik.com