Jakarta – Polisi dan TNI selalu tidak mengurangi jumlah personelnya di operasi gabungan pemberantasan narkoba yg digelar di RW 3 Kelurahan, Berlan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Jelang siang hari, jumlah polisi yg melakukan operasi sekitar 400-an personel atau bertambah 5 kali lipat dari jumlah tadi pagi.
Hingga pukul 12.20 WIB, telah 19 rumah yg digeledah polisi. Ada sejumlah orang yg ditangkap karena diduga terlibat perkara pengeroyokan atau terlibat perkara narkoba.
“Kita tambah personel sampai 400 personel, dan ini yaitu tindak lanjut dari masalah pengeroyokan dan penggerebekan narkoba kemarin,” kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Muhammad Agung Budijono.
Sedangkan pasukan TNI yg berasal dari Detasemen Polisi Militer (Denpom), juga tidak mengurangi personelnya hingga 80 pasukan. Kehadiran pasukan Denpom di lokasi buat menolong tugas polisi.
“Sesuai perintah Pandam, Panglima TNI, kalian dukung Polda Metro buat berantas narkoba. Hari ini kalian berikan back up atau bantuan,” ujar Kepala Denpom Letkol Joni Kusmantoro.
Dalam operasi ini polisi menangkap dua orang dan menemukan sejumlah senjata tajam. Dari senjata tajam yg ditemukan 1 diantaranya masih memiliki bercak darah.
Operasi gabungan ini dikerjakan pasca penggerebakan di rumah bandar Narkkoba di Jl Slamet Riyadi 4, Kelurahan Kebon Manggis, Jaktim pada Senin (18/1) lalu. Dalam penggerebekan itu 1 anggota polisi dan 1 orang informan polisi tewas.
(rvk/tor)
Sumber: http://news.detik.com