Ketua IPW: Sutiyoso Terlalu Banyak Permintaan, Sebaiknya Diganti

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane berpendapat bahwa Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Sutiyoso layak dicopot dari jabatannya.

Menurut Neta, Sutiyoso mengajukan terlalu banyak permintaan, misalnya dengan meminta izin penangkapan untuk BIN. Permintaan tersebut ini dianggapnya ngawur dan tak jelas.

“Karena Sutiyoso terlalu banyak permintaan, sebaiknya dia diganti dari Kepala BIN,” ujar Neta ketika ditemui seusai acara diskusi di Jakarta, Selasa (19/1/2016).

“Di mana-mana kerja BIN tertutup bukan terbuka,” ujarnya.

Menurut Neta, BIN sesungguhnya tak memerlukan izin penangkapan. Jika mau melakukan penangkapan, maka mampu dikerjakan diam-diam.

Orang yg ditangkap tersebut dapat dimintai informasi lengkap sesuai yg dibutuhkan BIN, dulu diserahkan ke polisi apabila ingin diproses secara hukum.

Belum lama ini Sutiyoso mengusulkan agar BIN diberi wewenang tambahan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, terutama dalam hal mengatasi masalah terorisme.

Menurut dia, UU Intelijen dan UU Antierorisme ketika ini masih kurang memberikan wewenang maksimal untuk BIN dalam memberantas teroris. Salah sesuatu yg ia usulkan adalah kewenangan penangkapan.

(Baca: Sutiyoso Usul BIN Diberi Wewenang Penangkapan dan Penahanan)

Sumber: http://ift.tt/1mmsIby



Sumber Artikel : Ketua IPW: Sutiyoso Terlalu Banyak Permintaan, Sebaiknya Diganti

Artikel Berita Terupdate Lainnya :

Scroll to top