JAKARTA, KOMPAS.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar baru-baru ini menyatakan dukungannya terhadap pemerintah. Dukungan tesebut kerap dianggap sebagai bargaining bagi mendapatkan kursi di kabinet.
Direktur Eksekutif Polcomm Institute, Heri Budianto, mengatakan, dalam urusan berebut kursi, Partai Golkar lebih unggul dibandingkan PPP.
“Menurut aku seandainya lihat peta politiknya, PPP mampu tak bisa tambahan kursi selain Menag (Menteri Agama). Sebab Golkar mulai sangat dipertimbangkan oleh Presiden buat masuk,” kata Heri ketika dihubungi, Sabtu (30/1/2016).
Menurut Heri, pemerintah membutuhkan dukungan nyata di parlemen. Partai Golkar memegang peranan kuat di DPR.
Di samping itu, Golkar yaitu partai yg berpengalaman di pemerintahan. Heri menilai Golkar mulai lebih bersiap mendukung program pemerintah ketimbang PPP.
“Politisi Golkar lebih bersiap pasang muka mendukung program-prohram pemerintah, termasuk yg tak di populer,” kata Heri.
Dari Koalisi Merah Putih (KMP), Partai Amanat Nasional sudah terlebih lalu merapat ke pemerintah, disusul Partai Golkar dan PPP. KMP yg yaitu perkumpulan parpol oposisi kini tinggal menyisakan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera. Sumber: http://ift.tt/1mmsIby