Jakarta, Ketika seseorang kadang mengalami susah tidur, tak ada salahnya menelusur ke belakang. Menurut penelitian, paparan alkohol pada ibu hamil meningkatkan risiko gangguan tidur pada keturunannya.
Penelitian ini memberikan sebuah pendekatan baru buat menangani orang-orang dengan gangguan spektrum alkohol semasa dalam kandungan. Gangguan ini dikaitkan pula dengan kemampuan belajar, mengingat, serta persoalan suasana hati. Diperkirakan 1 dari 100 orang dewasa mengalaminya.
Paparan alkohol dalam porsi besar pada otak yg sedang berkembang menyebabkan fragmentasi permanen pada tidur gelombang lambat. Ini adalah tahapan tidur ketika otak mengubah peristiwa-peristiwa dalam keseharian menjadi memori permanen.
“Kami sudah mengetahui sejak lama bahwa fragmentasi tidur berhubungan dengan fungsi kognitif, regulasi atensi dan emosi yg terganggu,” kata salah seorang ilmuwan, Donald Wilson dari New York University dikutip dari Eurekalert, Senin (29/2/2016).
Baca juga: 6 Risiko Penyakit Dampak Tidur Kelamaan
Penelitian ini buat pertama kalinya mengungkap paparan alkohol dalam jumlah besar semasa dalam kandungan sebagai penyebab fragmentasi tidur. Dampaknya adalah gangguan pada fungsi otak.
“Tampaknya dua konsekuensi dari sindrom alkohol fetal berasal dari perubahan kemampuan otak buat mengatur tidur,” kata Wilson.
Baca juga: Sering Dilalaikan, Sarapan Sehat Sebenarnya Cuma Butuh Waktu 15 Menit (up/up)
Sumber: http://health.detik.com