Aktor Cholidi Asadil Alam mengaku sangat selektif dalam menerima peran. Keputusannya itu bukan lantaran dirinya sombong karena telah terkenal lewat peranya sebagai Azzam di film KETIKA CINTA BERTASBIH (KCB).
Sebagai aktor yg terpilih melalui proses audisi, Cholidi sangat memegang amanah yg pernah diembannya saat menyisihkan ribuan kandidat ketika itu. Ia ingin selalu berada di jalur yg benar.
“Belakangan memang aku jarang kelihatan dilayar kaca atau layar lebar. Itu dikarenakan aku menolak banyak tawaran peran yg menurut aku tak pas dengan saya,” ujar Cholidi di acara syukuran di kantor JPM Sinema Surya di kawasan Cakung Jakarta Timur, baru-baru ini.
“Bukan aku sombong, aku terbentuk dari proses seleksi bagi film KCB yg kemudian muncul di dunia film dan aku harus dapat mempertahankan imej aku itu,” lanjutnya.
Imej religius memang tak dapat dihilangkan dari diri Cholidi. Oleh karena itu dirinya sangat menghindari adegan sepeti memegang tangan dan adegan mesra lainnya.
“Saya bilang aku gak mampu pegang-pegang tangan, berciuman, pelukan dan lain-lain. Bukannya aku sombong atau apa, tetapi aku menjaga amanah. Film Iran itu gak ada yg seperti itu, tetapi dapat mampu piala Oscar,” jelasnya.
Menurutnya, keselektifannya itu membentengi dirinya dari hal-hal negatif. “Bekerja di dunia seni harus pilih-pilih peran dan aku pernah ditawarkan main film namun karena ceritanya itu agak membahayakan imej saya, jadi aku memilih bagi tak terima,” tandasnya.
Sumber: http://ift.tt/H1M3Lj