Jakarta, Bukan rahasia lagi seandainya bawaan barang yg cukup banyak mampu membuat beban tas sekolah anak berlebih. Jika dibiarkan terus, beban tas sekolah yg terlalu berat mampu menimbulkan nyeri di pundak bahkan punggung anak.
Seperti diungkapkan dokter spesialis anak dan fisioterapis tulang belakang, Jane Watson, tas ransel sekolah dengan bawaan terlalu berat dan tali tas yg terletak di bahu longgar, mulai membuat tubuh anak condong ke depan diikuti dengan kepala yg juga cenderung ke depan.
“Bahu mereka pun tertekan dan seandainya posisi tubuh seperti ini terjadi terus-menerus, dapat menyebabkan nyeri leher dan punggung bagian atas. Untuk itu, gunakanlah tas ransel dengan tali bahu yg lebar dan empuk,” tutur Watson seperti dikutip dari Essential Kids, Minggu (28/2/2016).
Panjang tali ransel juga harus disesuaikan supaya bagian bawah tas sejajar dengan pinggang anak dan bagian belakang tas mampu menempel dengan baik di punggung anak. Bagi anak sekolah, Watson tak menyarankan penggunaan tas selempang atau cuma memakai sesuatu tali. Sebab, dengan cuma sesuatu sisi tubuh yg menyangga beban tas, tubuh menjadi tak seimbang nantinya.
Baca juga: Menakut-nakuti Anak Agar Rajin Belajar, Itu Bukan Solusi
Jika dibutuhkan, anak dapat memakai tas jinjing tambahan sehingga tak segala keperluan sekolah dijejalkan ke dalam tas ranselnya. Ketika anak menunggu kendaraan umum sepulang sekolah, mereka dapat menaruh tasnya sejenak sehingga ada waktu bagi bahu ‘beristirahat’. Kemudian, letakkan barang terberat di bagian belakang tas dan ganjal dengan barang-barang berukuran lebih kecil lainnya sehingga barang yg cukup berat tadi posisinya tetap stabil.
“Sebisa mungkin saat menyangkutkan tali tas pada bahu, posisi tas berada di meja atau tempat yg lebih tinggi, bukan di lantai. Jangan lupa secara teratur pilah barang yg memang tak perlu ada di dalam tas,” pungkas Watson.
Nah, kepada detikHealth dua lalu, DR. H. Briliantono M Soenarwo, SpOT, FICS, MD, PhD, MBA, dari Halimun Medical Centre menuturkan idealnya, beban bawaa tas pada anak-anak ataupun remaja maksimal 15 sampai 20 persen dari berat badannya. Untuk anak yg masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), pria yg akarab disapa dr Tony ini menuturkan tas ransel adalah macam tas yg pas buat anak-anak usia SD .
“Hindari membelikan anak tas yg ukurannya tidak sesuai dengan tinggi badan anak, misalnya terlalu panjang dan hampir setara dengan lututnya. Cukup sampai pantat saja panjangnya, supaya pertumbuhan tulang punggungnya tetap mampu lurus,” pesan dr Tony.
Baca juga: Studi: Pakai Meja Berdiri di Sekolah Bikin Anak Lebih Aktif dan Sehat
(rdn/up)
Sumber: http://health.detik.com