Jakarta – Ada-ada saja modus pencopetan di ibu kota. Selain di bus kota atau di mal dan konser, lokasi Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin juga jadi sasaran para pelaku. Modusnya dengan berpua-pura berolah raga.
“Mereka ini copet di CFD, modusnya pura-pura olahraga lari, padahal mencopet,” ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (21/2/2016).
Dua pelaku yakni Sobirin (48) dan Pahmi (39) adalah beberapa orang pelaku pencopetan dengan modus lari di CFD. Menurut Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi, Sobirin dan Pahmi ini ditangkap Minggu (21/2/2016) pagi tadi ketika ‘berlari’ di CFD, kawasan Bundaran HI, Thamrin, Jakpus.
|
|
“Tersangka Sobirin yaitu residivis masalah copet. Mereka ini mengincar keramaian seperti konser dan kebetulan pagi tadi HI ramai kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di situ,” jelas Arsya.
Keduanya mengelilingi di kawasan HI pagi tadi bagi mencari sasaran. Mereka dahulu menyelinap dan mengikuti sasarannya bagi mengambil dompet dan handphone korban.
|
|
“Setelah salah sesuatu tersangka berhasil mengambil handphone atau barang berharga kemudian mengopernya ke tersangka lain,” imbuhnya.
Menurut Arsya, keduanya telah lama mencopet. Bahkan tersangka Sobirin yaitu residivis perkara copet.
Aksi keduanya pagi tadi ditimpa kesialan. Mereka tak sadar kalau tim Resmob Polda Metro Jaya yg juga menyamar sebagai warga yg berolahraga melihat gelagat mereka yg mencurigakan.
Mereka pun tertangkap kamera yg dibawa polisi. Alhasil, keduanya harus berurusan dengan polisi atas dugaan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Dari keduanya didapat barang bukti handphone Samsung punya seorang mahasiswi yg jadi korban.
(mei/imk)
$(document).ready(function(){ polong.create({ group: 771, target:’bx_polong’ }); });
Sumber: http://news.detik.com