Perkembangan menjadi sesuatu hal yg tidak mampu dihindari di era modern ini. Begitu juga di dunia musik, tren kaset dan CD ketika ini telah akan tergerus digantikan dengan canggihnya teknologi digital.
Di balik berbagai sisi positifnya, ada pula dua efek negatif yg disebabkan oleh era tren digital ketika ini. Salah satunya adalah menurunnya jumlah penjualan rilisan fisik seperti CD.
Hal seperti ini tentunya juga dirasakan oleh Eva Celia. Namun putri Sophia Latjuba itu tidak terlalu takut dengan fenomena menurunnya jumlah penjualan rilisan fisik karena menurutnya para musisi negeri ini masih memiliki semangat yg besar buat berkarya.
“Penjualan musik memang menurun tetapi semangat musisi negeri ini nggak kalah. Dan mudah-mudahan ini mampu kembali menghidupkan industri musik,” ujar Eva Celia ketika ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (24/2).
Dengan kata lain, Eva Celia masih sangat yakin diri buat selalu berkarya meskipun ketika ini penjualan sedang lesu. “Sangat pede sih. Saya nggak pernah ada persoalan seperti itu. Kita milik milik pendengar genre musik yg berbeda-beda,” tambahnya.
Satu hal yg membuat semangatnya selalu membara buat berkarya adalah passionnya di dunia musik. Sebagai seorang penyanyi, Eva Celia tidak melihat musik sebagai lahan bagi berbisnis.
“Mungkin aku melihatnya bukan dari sisi bisnis main musik tetapi karena dari kecil memang telah suka. Jadi setiap lakukan hal tersebut aku berpikir bagaimana bikin perasaan pendengar aku bahwa mereka nggak sendirian. Mau itu sedih, bahagia, dia tetap milik teman,” pungkasnya.
Sumber: http://ift.tt/1cYzikY