Warga Purwakarta dibuat geger dengan aksi sekelompok orang tidak dikenal merusak dan membakar patung Arjuna yg terletak di Kecamatan Wanayasa. Aksi tersebut terjadi Kamis (11/2), sekitar pukul 04.00 WIB.
Padahal, keberadaan patung tersebut sudah menjadi ikon wisata Situ Wanayasa di Purwakarta. Saat kejadian, api membumbung tinggi dan melahap patung yg semula berdiri kokoh di bagian barat tempat wisata itu, persisnya di atas jalan penghubung Purwakarta-Subang dan Bandung.
Terbakarnya patung yg dibangun tahun 2013 ini, menjadi perhatian warga. Mereka bahkan bereaksi keras dan meminta agar aparat Kepolisian langsung menangkap pelaku.
Mendengar kabar tersebut, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meradang. Dedi menuturkan, kemungkinan pihak yg membakar patung tersebut adalah kelompok orang yg telah memiliki riwayat permusuhan. Selain itu, dia juga belum mengetahui motif perusakan dan pembakaran tersebut.
“Kayaknya ada problem permusuhan, tampaknya mereka dari kelompok Astina, yg kalah dalam perang Bratayudha antara Astina dan Amarta,” ujar Dedi.
Menurut dia, kejadian perusakan patung ini bukan kali pertama terjadi. Dia malah menduga, pelaku perusakan memiliki karakter Dorna alias pengadu domba.
“Kejadiannya lucu, cuma dua ketika setelah aku mendapatkan anugerah budaya sebagai kepala daerah yg membangun daerah melalui kebudayaan dari PWI,” kata Dedi.
Namun Dedi memastikan, seandainya pihak yg melakukan perusakan bukan yaitu warga Wanayasa atau di sekitar lokasi wisata Situ Wanayasa. Karena selama ini tak ada pihak yg mempermasalahkan keberadaan patung tersebut.
“Tidak ada problem apapun, karena patung itu telah ada sejak tujuh tahun dahulu dan itu adalah lokasi wisata. Tanya saja ke masyarakat dan pedagang di sana. Malah banyak orang yg selfie di situ,” imbuh Dedi.
Sumber: http://www.merdeka.com