Duet Deddy Dhukun dan Dian Pramana Poetra atau 2D memang hits banget di tahun ’80an. Single mereka, Melayang dan juga Biru, digilai oleh penikmat musik pada zamannya dan banyak direcycle oleh musisi-musisi kenamaan. Siap gelar konser intim di Valentine’s Day, 2D pasang strategi agar musiknya dapat menyatu dengan era kekinian seperti sekarang.
“Konsep pasti kalian bumbui dengan aransemen masa sekarang. Di mana penggemar 2D kan banyak di tahun ’80-an, tapi di era 2000 perlu adanya kolaborasi dan aransemen anak-anak muda banyak yg suka. Jadi format konser bagi keseluruhan global, jadi yg muda sampai yg tua,” tutur Dian ketika dijumpai di ketika jumpa pers konser 2D, di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (4/2).
Deddy Dhukun yg juga pencipta lagu menambahkan seandainya aransemen itu tidak mulai jauh-jauh dari pola bermusik 2D. “Kita bermain musik kami dan tak meniru original 2D,” ujarnya.
2D pun mulai membawakan sederet hitsnya yg bakal membuat penggemar setianya bernostalgia. “Lagunya Masih Ada, Keraguan, Sebelum Aku Pergi, Biru, Aku Ini Punya Siapa, Melayang, dan Jalan Masih Panjang, (totalnya) ada sekitar 13 lagu. Lagu-lagu itu akrab di masyarkat dan mudah-mudahan seperti konser 2D kalian gak nyanyi tapi penonton yg nyanyi,” ungkap Deddy seraya berharap.
Mereka berdua pun mulai membawakan empat lagu baru merupakan Peluklah Diriku, Tak Akan Pernah, Kekasihku, dan juga Resah. Untuk menyemarakkan suasana, konser 2D ini juga mulai menghadirkan dua musisi kondang sekelas Trie Utami dan Mus Mujiono.
“Sebetulnya kalau mbak Trie Utami dan mas Mus, mereka adalah sahabat-sahabat kalian yg mana kami sama-sama merangkak di musik dan hidup di musik, sehingga kalian mengajak mereka dan seperti reuni. Nah, kalau yg yang lain adalah mereka yg kalian pilih karena quality vokalnya dan keberadaan mereka yg handal. Jadi Nania dan Andrea Miranda kami pilih karena mereka telah handal,” tutup Deddy.
Sumber: http://ift.tt/1cYzikY