Sudah bukan rahasia lagi lokasi Glodok dikenal sebagai penampungan produk-produk musik bajakan. Dapat dibilang adanya produk bajakan itu mengganggu stabilitas dalam industri musik. Tapi setelah melalui perjuangan yg cukup panjang dari musisi, penyanyi dan produser yg tergabung dalam ASIRI (Asosiasi Industri Rekaman Indonesia dan Gaperindo (Gabungan Perusahaan Rekaman Indonesia), Glodok akan melakukan pembenahan.
Berdasarkan kesepakatan antara ASIRI, Gaperindo dan PIMRI (perkumpulan Industri Media Replika Indonesia), Glodok kini tidak lagi menjual produk musik bajakan. Hal itu ditandai dengan diluncurkannya VCD Karaoke Super Hemat di Pinangsia Plaza Glodok, Jakarta Barat, Rabu (3/2).
Sebagai salah sesuatu penyanyi yg ikut menyuarakan anti pembajakan dan ambil bagian dalam album VCD Karaoke Super Ekonomis, Fitri Carlina mengaku senang dengan adanya kesempatan ini. Ia merasa bangga saat karyanya diapresiasi segera oleh orang-orang banyak.
“Pastinya bangga, senang dan diapresiasi setelah perjuangan selama ini yg dikerjakan seniman. Akhirnyatanggal 11Febuari nanti, kaset bajakan di Indonesia telah tidak ada,” ujar pelantun ABG Tua itu di Pinangsia Plaza Glodok, Jakarta Barat, Rabu (3/2).
Untuk pengawasan buat pelapak-pelapak yg masih membandel menjual produk musik bajakan, pihak-pihak terkait mulai menempatkan satgas buat melakukan razia. Produser dari Fitri Carlina menyampaikan bahwa seharusnya kami harus akan menghargai karya yg dibuat oleh para lakon di dunia musik ini.
“Sebagai bentuk keseriusan dari hal ini, kita dari PIMRI, Gaperindo dan ASIRI mulai menempat satgas (satuan petugas) di Glodok ini. Kita harus meghargai para artis dan pelaku industri musik,” pungkas Rahayu Kertawiguna, produser musik dari label Nagaswara.
Sumber: http://ift.tt/1cYzikY