Diduga Kelelahan Menguras Air Banjir, PNS Ditemukan Sudah Meninggal

MEDAN, KOMPAS.com – Winarni Mudhi Wahyuni (45) warga Jalan Sekata, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, ditemukan tewas dengan posisi terlentang di atas tempat tidurnya, Selasa (9/2/2016) sore.

Korban yg disebut sebagai seorang PNS di Dinas Pertambangan Energi Provinsi Sumatera Utara ditemukan meninggal dunia pertama kali oleh Sutri (29).

Tetangganya ini kebetulan tengah melintas di depan rumah. Dia mencium aroma tidak sedap di rumah bercat hijau dengan nomor 11 itu.

“Tadi waktu saya lewat, saya cium bau sekali di rumah itu. Terakhir, saya kasih tahulah sama tetangga-tetangga. Soalnya setahu kalian ibu ini lagi sakit, tinggal sendiri dia di rumah,” ujar Sutri.

Semetara itu, Kepala Lingkungan I Hairawati (62) mengatakan, korban memang memiliki riwayat penyakit asam lambung dan asam urat.

“Tadi ada warga yg tiba ke rumah aku memberi tahu. Langsung aku hubungi kelurahan dan Polmas,” kata Hairawati.

Dia menjelaskan, banjir melanda lingkungan tersebut dan air masuk ke dalam rumah korban.

“Kasihan ibu ini, dia sendirian di rumah. Suaminya mengantar TKI ke Malaysia. Terjebak banjir dia, mungkin. Soalnya masuk air ke rumahnya. Mungkin capek dia menguras air. Kambuh pula penyakitnya, kemungkinan jadi meninggal,” katanya.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara guna keperluan otopsi.

Kapolsekta Medan Helvetia Kompol Roni Bonnic mengatakan, ketika ini pihaknya bersama tim inafis Polresta Medan masih melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan yg kalian lakukan, tak ada ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun yg mencurigakan. Dari informasi warga, korban memiliki riwayat penyakit semasa hidupnya. Saat ini jenazah mulai kami bawa ke RS Bhayangkara guna keperluan visum,” kata Roni.
Sumber: http://ift.tt/1mmsIby



Sumber Artikel : Diduga Kelelahan Menguras Air Banjir, PNS Ditemukan Sudah Meninggal

Artikel Berita Terupdate Lainnya :

Scroll to top