Jakarta – Copet yg beraksi dalam bus Metro Mini 640 rupanya kadang membuang hasil aksinya di perempatan Jl MH Thamrin-Kebon Sirih. Satpam tidak jarang menemukan dompet berserakan di kawasan itu.
Salah sesuatu satpam di gedung yg berada di kawasan perempatan Jl MH Thamrin-Kebon Sirih, Jakarta Pusat, yg ditemui detikcom mengakui kerap menemukan dompet kosong.
“Saya tidak jarang nemuin dompet-dompet orang yg tinggal KTP-nya aja. Ditaruh gitu di sembarang tempat, kalian kan keliling. Nah itu biasanya tinggal KTP-nya aja. Kita mau balikin KPT-nya juga untuk apa kecuali kalau ada yg ke sini nanyain gitu,” tutur satpam itu saat berbincang di detikcom, Minggu (14/2/2016).
Menurut satpam itu, mayoritas yg ditemukannya adalah dompet perempuan. Satpam itu mengungkapkan, biasanya kawanan copet itu naiknya berombongan, lebih dari 4 orang.
“Ada 6 orang misalnya, 3 orang naik di depan yg lainnya di belakang. Naik-turun dari sini ada tiap hari,” tuturnya.
Selain naik bersamaan, copet itu berpenampilan necis seperti orang kantoran. Satpam itu sebenarnya juga telah hafal wajah-wajah kawanan copet.
“Pokoknya copet di sekitar sini aku udah hafal deh, udah ketahuan gitu gerak geriknya. Setiap hari dia naik turun sini. Biasanya mereka pakaian rapi kayak orang kantoran. Bapak-bapak gitu. Ada juga yg tampang preman itu orang Tanah Abang,” jelasnya.
Meski tahu dan hafal kawanan copet dan rampok di dalam bus Metro Mini, namun dia enggan mengadu ke polisi karena takut.
“Kita mau ngomongin juga gimana, ntar disangka pahlawan kesiangan. Soalnya kan dia (copet) temannya nggak hanya satu. Ntar sewaktu-waktu itu mereka nyegat kami lagi di jalan gimana,” tuturnya khawatir.
(nwk/mad)
$(document).ready(function(){ polong.create({ group: 771, target:’bx_polong’ }); });
Sumber: http://news.detik.com