Cukup lama telah kami tak mendengar kabar dari unit pop yang berasal Lampung ini. Sempat ditinggalkan sang drummer dan menghilang dari wajah industri musik Tanah Air, kini Hijau Daun kembali dengan single baru dan konsep yg cukup konvensional dalam mempromosikan karya mereka.
“Kami baru rilis single baru judulnya Ku Tetap Sayang. Dirilis awal November 2015 dan pemutaran serentak di 178 radio di Indonesia. Alhamdulillah 80 persen telah menguasai chart radio. Di tahun 2016 ini Insya Allah mulai rilis album kelima dan bakal dirilis di 4 negara lain.Iya memang telah kalian konsep dari awal seperti itu. Jadi sebuah gimmick yg nge-boom (diputar di 178 radio),” jelas Dide saatHijau Daun bermain ke kantor Redaksi KapanLagi.com, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/2).
Meski kembali dengan strategi dan karya yg baru, tentu masa di mana Hijau Daun menghilang dulu kembali dan membuktikan eksistensi mereka jadi sebuah pertanyaan yg menarik. Lalu, apa sih yg sebenarnya membuat Hijau Daun mampu tetap sesuatu meskipun sempat ditinggalkan drummer dan selalu bersaing di industri musik Indonesia sampai ketika ini?
“Uang lah ya (ujarnya sambil bercanda). Lebih ke feel kalian masing-masing. Kalau lagi pegang alat dan belum tahu mau main lagu apa, begitu ada suara gitar masuk, terus, bass, drum, dahulu jadi lagu baru. Lalu, Hijau Daun ini telah seperti keluarga kedua. Lebih banyak ngobrol dan sharing. Apalagi aku sama Array tetangga kalau dia kurang nasi pasti ke rumah saya,” lanjut Dide sambil tertawa bercanda.
Lebih jauh, Dide juga mengungkapkan kalau waktu yg sudah mereka lalui bersama jadi alasan yang lain kenapa ia dan yg lainnya ingin tetap melanjutkan band ini. Karena itu selain musik, bermain futsal hingga waktu bagi makan bersama jadi pilihan anak-anak Hijau Daun agar ikatan mereka tetap terjaga.
“Kami berdiri sejak 2002, jadi kalau sekarang udah 14 tahun berjalan. Alasan kenapa masih bertahan karena kita milik visi misi di band ini. Kami bentuk band ini dari sejak sekolah masih senang-senang sampai akhirnya serius. Nggak semulus yg dibayangin, ada konflik tetapi karena telah mengenal pribadi masing-masing ya segala dapat dijalanin. Main futsal ya (kegiatan di luar musik). Tapi karena sekarang udah berkeluarga lebih kadang makan bareng,” pungkas sang frontman.
Sumber: http://ift.tt/1cYzikY