Kiper Kawan Kukar, Shahar Ginanjar menyoroti kepemimpinan wasit yg memimpin final turnamen Piala Jendera Sudirman di Stadion Primer Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (24/1) malam. Salah satunya saat mengesahkan gol yg dicetak gelandang Semen Padang, Adi Nugroho.
Shahar menilai gol itu tak sah. “Masalah gol itu proses, tetapi aku menyoroti gol yg dicetak Semen Padang sedikit berbau offside,” ujar Shahar kepada Bola.net.
“Mungkin hakim garis telat mengikuti pergerakan striker Semen Padang. Kami sebagai pemain cuma mampu tersenyum melihat apa yg dikerjakan pengadil di lapangan,” tambahnya.
Dalam pertandingan yg berjalan 90 menit itu, cuaca di stadion tak mendukung. Hujan lebat terjadi di awal hingga akhir pertandingan. Namun Shahar mengaku seandainya cuaca tersebut tak mempengaruhi kondisinya.
“Kalau persoalan cuaca aku tak mempermasalahkan. Yang utama kita berserah diri pada yg di atas semoga terus diberikan yg terbaik,” tutupnya. (fit/pra)
Sumber: http://www.merdeka.com