Teza Sumendra dikenal dengan penyanyi yg kerap membawakan lagu-lagu berbahasa Inggris. Album pertamanya bertajuk TEZA SUMENDRA pun hampir semuanya memakai lirik bahasa Inggris. Rupanya ada alasan sendiri mengapa Teza lebih suka menciptakan lagu dengan bahasa Inggris dibandingkan bahasa Indonesia.
“Karena aku nggak milik kosakata bahasa Indonesia dengan kata-kata yg puitis. Saya menghindari lirik-lirik berbahasa Indonesia karena takut jatuhnya (liriknya) jadi norak dan jadi nggak milik makna gitu,” ujar Teza ketika ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat pada (28/1).
Jebolan Indonesian Idol ini juga membantah seandainya menciptakan lagu berbahasa Inggris karena ingin go internasional, melainkan karena alasan kenyamanan. Sebagai musisi pendatang baru ia juga tidak begitu ngoyo bagi go internasional.
“Sebenarnya nggak ada target (go internasional), pasti ada, dikenal lebih luas kebanggaan tersendiri. Ciptain lagu bahasa Inggris karena lebih nyaman aja bukan untuk go internasional. Cari nama di negara sendiri aja masih susah, aku nggak ngoyo,” jelasnya.
Saat ini Teza tengah mempromosikan single keduanya berjudul Satu Rasa. Ini adalah satu-satunya lagu di album Teza yg liriknya berbahasa Indonesia. Pelantun I Want You, Love ini juga tengah mempersiapkan album repackaged.
“Baru aja seminggu yg dahulu aku ngeluarin single kedua aku judulnya Satu Rasa. Di tahun ini aku juga mulai mengeluarkan album repackaged dari album pertama karena ada persoalan dari label harus di drop ke digital download, jadi mau bikin packaging baru,” tutup Teza.
(kpl/rhm/frs)
Sumber: http://ift.tt/1cYzikY