Kemajuan teknologi membuat seluruh hal ketika ini menjadi mungkin. Salah satunya pembangunan gedung pencakar langit.
Para arsitek dunia sekarang ini seperti berlomba membangun gedung tertinggi di dunia. Sejauh ini, Burj Khalifa sebagai pemegang rekor gedung tertinggi di dunia.
Namun tampaknya, rekor tersebut tak mulai bertahan lama. Sejumlah desain bangunan sudah tercipta bagi mengalahkan gedung punya Dubai itu.
Beberapa rancangan yg sudah muncul di antaranya di Irak dan punya perusahaan Kanada. Di Irak ialah Direktur AMBS Architects, Marcos De Andres memiliki rancangan bangunan setinggi 1.152 meter.
Konstruksi gedung nantinya mulai terdiri dari 4 tower, dan di antaranya yaitu tower tertinggi, merupakan tower 1 setinggi 964 meter, dengan tambahan antena 188 meter.
Selain itu juga terdapat rancangan bangunan punya perusahaan Kanada, Thoth Technology. Mereka berencana membangun menara dengan tinggi mencapai 20 kilometer.
Dengan menara ini maka astronot tak perlu terus mengandalkan pesawat ulang alik buat menembus orbit.
Thoth Technology mulai menawarkan bangunan ini bagi kepentingan sains dan wisata. “Jika pesawat mampu mendarat 20 kilometer di atas permukaan laut, maka perjalanan ulang alik nantinya semudah penerbangan komersial,” kata Direktur Primer Thoth, Caroline Roberts.
Akan tetapi, rencana ini nampaknya sulit terwujud dalam waktu dekat. Sebab, belum ditemukan teknologi tali buat lift yg dapat melawan tekanan gravitasi.
Ambisi manusia buat membangun gedung tertinggi ternyata telah ada dari dulu. Seperti dilansir dari laman The Richest, berikut merdeka.com mulai merangkum sejumlah rancangan bangunan tertinggi yg pernah ada namun gagal karena sesuatu dan yang lain hal.
Sumber: http://www.merdeka.com